Beranda Bisnis Kerap Dipalsukan, PG Perketat Peredaran Pupuk dan Pestisida

Kerap Dipalsukan, PG Perketat Peredaran Pupuk dan Pestisida

10
0

SIAGAINDONESIA.COM Untuk memastikan tidak terjadi penyelewengan pupuk bersubsidi dan pestisida, PT Petrokimia Gresik melalui petugas dari Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. 

Mulai dari Distributor, Dinas Pertanian, Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), TNI, dan aparat penegak hukum. Serta, masyarakat juga dapat turut serta mengawasi proses penyalurannya.
 
Selain waspada terhadap produk pupuk dan pestisida yang tidak sesuai aturan, PG juga mengajak kepada para petani. Untuk dapat mengikuti dosis atau rekomendasi pemupukan berimbang, agar hasil pertanian dapat mencapai produktivitas optimal dan efisien dalam penggunaan pupuk.
 
“Pemupukan berimbang ini sangat penting, karena merupakan rekomendasi yang sudah teruji. Sehingga mampu meningkatkan hasil panen antara 1-2 ton per hektar dengan aplikasi pupuk yang paling efisien. Bahkan, petani bisa lebih menghemat pupuknya,” kata, Manager Humas PT PG Muhammad Ihwan, Minggu (2/6/2019).
 
Lebih lanjut Ihwan memaparkan bahwa dalam penyaluran pupuk bersubsidi perusahaan berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan), SK Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota Madya. Perusahaan mendistribusikan pupuk bersubsidi berpegang teguh pada Prinsip 6 Tepat, yaitu Tepat Tempat, Tempat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis, dan Tepat Waktu.
 
“Penyaluran ini dikawal oleh 77 Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) berikut 323 asistennya. Kami memiliki fasilitas distribusi 305 gudang penyangga dengan kapasitas total 1,4 juta ton, 652 distributor, dan 28.228 kios resmi,” ujarnya.
 
Saat ini, lanjut Ihwan PG juga sedang menggencarkan program transformasi bisnis. Dimana melalui rangkaian produk dan jasa dari hulu hingga hilir, PG ingin mewujudkan diri sebagai produsen pupuk untuk solusi bagi sektor agroindustri. 
 
“Kedepan PG tidak lagi sekedar menjual produk, melainkan memberikan lebih banyak solusi. Salah satunya adalah solusi pemupukan berimbang. Pola pemupukan ini mengkombinasikan pupuk organik dan anorganik, seperti Urea dan NPK, untuk menjaga keberlanjutan pertanian,” pungkasnya. Zer