Beranda aneka Usai Libur Lebaran, Disdukcapil Ngawi Maksimalkan Pelayanan Adminduk

Usai Libur Lebaran, Disdukcapil Ngawi Maksimalkan Pelayanan Adminduk

46
0

SIAGAINDONESIA.COM – Pelayanan administrasi kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Ngawi dimaksimalkan usai libur panjang Lebaran. Sebab diprediksi terjadi peningkatan permintaan pelayanan dari masyarakat dalam jumlah signifikan. Apabila tidak disiapkan maka dikhawatirkan terjadi penumpukan panjang.

 

Kepala Disdukcapil Ngawi, Sugeng, Selasa (11/06/2019) mengatakan, semua kebutuhan pelayanan administrasi kependudukan telah disiapkan guna mengantisipasi permintaan. Kesiapan tersebut meliputi petugas, peralatan server dan blanko cetak. Selanjutnya saat pelayanan dibuka maka proses permintaan masyarakat bisa segera terpenuhi.

 

Kesiapan sudah dilakukan sebagai prioritas mengingat selama libur Lebaran pelayanan administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Ngawi tutup. Hal itu dilakukan karena untuk memberi kesempatan perawatan server dan petugas beristirahat. Sebab sebelumnya baik server dan petugas pelayanan sudah bekerja lembur untuk persiapan Pemilu 2019.

 

“Biasanya memang setelah libur Lebaran permintaan pelayanan administrasi kependudukan dari masyarakat membludak. Tapi sudah kami antisipasi dengan penyiapan petugas, server dan kebutuhan lain semisal blangko cetak untuk Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el),” ujarnya.

 

Disdukcapil Ngawi menjamin pelayanan administrasi kependudukan untuk masyarakat tetap terlayani. Kalaupun ada antrean sudah wajar karena banyaknya permintaan. Diakuinya, seperti Senin kemarin, (10/06/2019), pemohon adminduk mencapai 330 orang. Mayoritas mengurus identitas diri KK dan KTP-el.

 

“Antre mungkin wajar tapi tidak sampai menumpuk banyak dan permintaan masyarakat terlayani semua. Seperti kemarin alhamdulilah terlayani dengan baik meski terjadi penumpukan,” lanjutnya.

 

Pada pelayanan usai libur Lebaran kali ini permintaan administrasi kependudukan datang tidak hanya dari KTP-el dan KK melainkan Akte kelahiran. Permintaan banyak tidak hanya karena faktor libur Lebaran saja namun bersamaan dengan persiapan masuk sekolah.

 

“Pelayanan tetap penuh diberikan pada masyarakat dan data terakhir diketahui sangat sedikit angka warga yang belum rekam data KTP-el,” ujarnya.

 

Sugeng menjelaskan, warga yang belum melakukan rekam data KTP-el disebabkan karena mereka menjadi perantau atau bekerja jauh dari tempat tinggal. Warga tersebut sudah pergi sangat lama dan tidak pulang ke kampung halamannya. (pr)