Beranda Headline Kamis Dini Hari, Ahmad Dhani Dipindah ke LP Cipinang

Kamis Dini Hari, Ahmad Dhani Dipindah ke LP Cipinang

26
0
Ahmad Dhani Prasetyo Didampingi Petugas Kejaksaan Keluar Dari Gerbang Rutan Klas I Medaeng Surabaya Menuju Bandara Juanda Sidoarjo, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Ahmad Dhani Prasetyo (ADP) dikembalikan oleh Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, pada Kamis (13/6/2019) dini hari. Dari Rutan Medaeng, sekitar pukul 02.25 WIB, Ahmad Dhani langsung menuju Bandara Juanda Surabaya didampingi tim kuasa hukumnya.

Pentolan grup band Dewa19 diterbangkan ke Bandara Halim Perdana Kusuma dengan menggunakan Pesawat Citilink.

Saat keluar dari Rutan Medaeng dan bertemu awak media, Ahmad Dhani hanya irit bicara.

“Pagi ini, pagi yang cerah. Nggak ada komentar, cukup yang kemarin,” jawab singkat Dhani, (13/6).

Sebelum meninggalkan Rutan Medaeng, Dhani terlihat bersalaman dengan para sahabat dan tim penasihat hukumnya.

“Pagi ini mas Dhani penerbangan pertama naik Citilink. Jadi flight pertama nanti langsung ke Halim, dari Halim langsung ke Cipinang,” kata Kuasa Hukum Ahmad Dhani, Sahid kepada wartawan di Rutan Medaeng.

Sahid juga mengungkapkan jika pihak keluarga akan menyambut kedatangan Ahmad Dhani di LP Cipinang nanti.

“Pasti (Mulan) akan menyambut, tadi sudah saya kabari lewat managernya. Mungkin mbak Dian adiknya Dhani, Ibu Joyce, mbak Mulan nunggu di Cipinang,” tandas Sahid.

Saat ditanya apakah ada pesan khusus dari Ahmad Dhani setelah meninggalkan Rutan Medaeng, Sahid mengaku tidak ada pesan khusus.

“Tidak ada pesan khusus. Cuman untuk minggu ini, mas Dhani pesen untuk masalah daftar untuk banding. Jadi kita mempersiapkan semuanya, kuasa banding, baru nanti didaftarkan. Nanti kita dapat namanya akte banding, setelah keluar baru menyusun memori banding,” ungkap Sahid.

Dari pantauan di Rutan Medaeng, Proses pengembalian Ahmad Dhani ke LP Cipinang ini melibatkan jaksa gabungan dari Kejati Jatim.

Sebelumnya Kasi Penkum Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan, Pengembalian Ahmad Dhani ke LP Cipinang dikarenakan perkara yang disurabaya terkait video vlog ‘Idiot’ telah selesai.

“Karena dalam perkara tersebut Ahmad Dhani tidak ditahan dan saat itu memang kami mengajukan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta untuk memindahkan tahanan Ahmad Dhani ke Rutan Medaeng untuk memudahkan proses persidangan perkaranya di Surabaya,” ujar Richard.

Dalam kasus video vlog ‘idiot’ tersebut, Ahmad Dhani divonis 1 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (11/6) kemarin.

Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono menyatakan, Ahmad Dhani telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan dapat diaksesnya informasi elektronik yang bermuatan pencemaran nama baik, sebagaimana diatur dalam 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 5 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Vonis majelis hakim ini lebih rendah dari tuntutan Kejati Jatim yang sebelumnya menuntut Ahmad Dhani dengan hukuman 1,5 tahun penjara.

Dalam kasus ini, Ahmad Dhani dilaporkan oleh elemen koalisi Bela NKRI yang merasa dicemarkan atas vlog ‘idiot’ yang dibuat Ahmad Dhani waktu sejumlah kelompok massa menghalanginya saat hendak deklarasi #2019GantiPresiden. Ady