Beranda News Pengamanan Sidang PHPU Pilpres di MK, 9.311 Personel Diberangkatkan Polda Jatim

Pengamanan Sidang PHPU Pilpres di MK, 9.311 Personel Diberangkatkan Polda Jatim

23
0
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan Pimpin Apel Konsolidasi dan Persiapan PAM Jelang Sidang Perdana Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) Pilpres, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Kepolisian Daerah (Polda) Jatim gelar apel konsolidasi dan persiapan pam sebanyak 9.311 personel gabungan untuk diperbantukan pengamanan dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), rencananya akan berlangsung pada hari Jum’at, 28 Juni 2019 mendatang.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan merinci, 6.331 personil Kepolisian dan 2.980 personel dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ribuan pasukan yang diberangkatkan ke Jakarta akan disebar ke beberapa kantor KPU, Bawaslu dan titik vital rawan kericuhan. 

“Pasukan gabungan itu, Jum’at (14/6/2019) besok mulai disebar ke beberapa kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Gudang logistik pemilu dan berbagai objek vital masyarakat Jatim,” kata sambutan Kapolda Luki saat pimpin apel di lapangan Mapolda Jatim, Kamis (13/6/2019).

Kapolda menjelaskan tujuan pengawalan dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan jelang sidang perdana PHPU di MK Jakarta.

Seperti contohnya insiden pembakaran Mapolsek Tambelangan, Sampang Madura yang terjadi pasca penetapan hasil Pemilu oleh KPU Pusat.

“Ini penting, karena perkembangan situasi Kamtibmas baca pengumuman hasil pemilu cukup tinggi bukan hanya di Jakarta saja. Namun berimbas ke provinsi lain termasuk Provinsi Jatim,” tandasnya.

Maka dari itu untuk mengantisipasi insiden serupa terjadi dalam sidang PHPU mendatang. “Kasus itu membuktikan bahwa Jatim ternyata menjadi salah satu target untuk diganggu keamanannya oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuh Kapolda.

Selama menjalankan operasi pengamanan, lanjut Luki, pihaknya bakal menerapkan pola pengamanan preventif bahkan represif.

“Setelah melakukan pengamanan kami akan berupaya untuk melakukan secara preventif dan represif yang didukung oleh kegiatan intelijen,” tandasnya. Ady