Beranda Headline Tolak Munaslub, AMPG Jatim Dukung Airlangga Hartarto Pimpin Golkar Lagi

Tolak Munaslub, AMPG Jatim Dukung Airlangga Hartarto Pimpin Golkar Lagi

76
0

Ketua AMPG Jatim Heri Sugihono menilai munculnya desakan mundur Ketua Umum Golkar Erlangga Hartarto dinilai berlebihan dan tidak mendasar. Alasannya Golkar sudah memiliki mekanisme yang jelas terkait bertanggung jawaban Ketua Umum. 

“Kalau mengacu aturan ya harus menunggu sampai Oktober. Selain itu saya menilai selama ini sebagai ketua Umum Pak Airlangga sudah memimpin dengan baik, cool dan tidak ada konflik internal,” ungkap politisi yang juga wakil ketua Komisi E DPRD Jatim.

Heri meminta agar semua kader berhenti mewacanakan Partai Golkar untuk mempercepat Munaslub atau Munas. “Biarkan semua berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada,” kata Heri Sugihono di Surabaya, Senin (17/6/2019).

“Sudahlah jangan ada lagi yang bicara Munaslub Golkar untuk mengganti ketua umum. Tunggu saja Munas yang akan berlangsung secara alami akhir tahun ini,” tegas dia.

AMPG Jatim menilai justru kepemimpinan Erlangga yang sudah membawa kebaikan bagi partai Golkar. Hubungan yang baik turun ke DPD II dan DPD I yang intens selama ini memberi dampak postif bagi perkembangan Golkar.

Menurut dia, turunnya suara Golkar tidak bisa dianggap kesalahan Erlangga. Pasalnya, Erlangga menjabat setahun sebelum pemilu. Justru hasil ini dinilai sudah cukup bagus.

“Ingat turunya suara Golkar juga karena adanya turbulensi di Partai Golkar. Mulai dari Kongres Bali vs Kongres Ancol, lalu skandal korupsi mantan ketua umum Setya Novanto membuat turun elektabilitas Partai Golkar,” papar anggota DPRD Jatim ini.

Kalau Erlangga menjabat lebih dari setahun sebelum Pemilu, AMPG Jatim justru yakin suara Golkar akan lebih dari saat ini. AMPG Jatim justru mendorong DPD Golkar Jatim dalam Munas nanti untuk kembali mencalonkan Erlangga sebagai ketua umum.

“Sebagai kader partai, tentu kita semua menginginkan hasil Pemilu yang maksimal sebagaimana Target yang sudah ditetapkan. Sehingga perlu adanya evaluasi hasil Pemilu serta proyeksi partai kedepan, dalam menyambut Pilkada serentak,” terang Heri.

“Kami sebagai kader muda di daerah setuju dan mendukung. Tapi kalau hanya ribut-ribut soal struktur apalagi hanya soal siapa yang akan jadi Ketua Umum nanti, maka kami mengecam mental kader kader semacam itu,” pungkasnya. Nang