Beranda Headline Santio Budiono Tipu Paket Travel ke Bali Hingga Ratusan Juta

Santio Budiono Tipu Paket Travel ke Bali Hingga Ratusan Juta

73
0
Pelaku Bersama Petugas Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan Santio Budiono (39), warga Jalan Kupang Jaya 126 Surabaya lantaran telah melakukan penipuan terhadap puluhan karyawan Pakuwon Golf & Family Club, dengan menawarkan acara tour ke Bali.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti menjelaskan pemilik agen tour and travel Sharon Wisata Surabaya menipu para korbannya dengan menawarkan jasa travel dan paket wisata ke Bali kepada karyawan Pakuwon Golf & Family Club pada bulan Maret 2018 lalu.

“Pelaku membuat surat perjanjian kerjasama kegiatan rekreasi karyawan dan keluarga ke Bali antara Sharon Wisata (milik pelaku, red) dengan Pakuwon Golf & Family Club. Setelah adanya surat perjanjian kerjasama tersebut, Pakuwon Golf & Family Club melakukan pembayaran DP senilai Rp 306.000.000,- melalui transfer rekening bank milik pelaku,” kata Bima di depan gedung Anindita Polrestabes Surabaya, Kamis (20/6/2019).

Namun setelah Ia menerima uang tersebut lanjut Bima, pelaku langsung menggunakan untuk memboking tiket pesawat.

Puluhan karyawan yang terdaftar gagal berangkat, pasalnya pelaku kabur dan membawa uang dari korban.

“Total kerugian sebesar Rp. 400 juta ini, dari dua laporan dari korban yang berbeda. Uang para korban digunakan pelaku untuk membayar hutang,” imbuhnya.

Bima menjelaskan, bahwa pelaku juga melakukan hal yang sama kepada karyawan Hotel Four Points dengan kerugian sebesar Rp. 120.070.350,- (seratus dua puluh juta tujuh puluh ribu tiga ratus lima puluh rupiah).

Pelaku Santino ditangkap Unit Resmob pada hari Selasa, 14 Juni 2018 sekitar pukul 20.30 WIB di Perum Grand Harvest Blok AF 06 Kebraon Surabaya.

Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, 1 (satu) bendel surat kerjasama acara tour karyawan dan keluarga di Bali antara dua korban dan pelaku, bukti pembayaran DP melalui M-Banking Mandiri ke rekening pelaku serta percakapan WhatsApp.

“Perbuatan pelaku dijerat sesuai Pasal 378 KUHP tentang Penipuan,” pungkasnya. Ady